Disisi lain lanjut HD, diperlukan kerjasama tiga unsur yakni, ulama, umaro dan umat untuk mewujudkan Sumsel lebih baik.
“Ketiganya harus kompak. Tidak bisa sendiri-sendiri dalam mencapai tujuan bersama,” tandasnya.
Sementaran itu, Koordintor Perguruan Tinggis Sumbagsel, Prof Nyayu Khodijah menyebut ada 30 perguruan tinggi keagamaan swasta se- Sumbagsel di bawah Kepertasi VII.
“Setelah pelantikan ini, kita berharap adanya kerjasama dan saling mendukung dalam memajukan Perguruan Tinggi Swasta di Sumbagsel,” ucapnya.
Dilain pihak Ketua Pergunu Pusat, Prof Dr KH Asep Saifyddin Chalim, MA mengatakan, banyak lembaga pendidikan yang dinaungi oleh Pergunu. Selain itu lanjut dia, keberadaan Pergunu diharapkan akan memberikan dampak baik bagi keberlangsungan pendidikan salahsatu programnya melalui skema beasiswa.
“Dengan pengukuhan ini, saya yakin Sumsel akan menjadi pusat pendidikan di Indonesia bahkan dunia,” tandasnya.
Editor : Andra.













