“Memang Bangubsus ini lebih fokus ke fisik saja, seperti pembangunan jalan, jembatan, bidang kesehatan dan pendidikan. Namun tidak menutup kemungkinan jika dibutuhkan juga menyentuh ranah non fisik,” terangnya.
Dilain pihak Bupati OKI, H Iskandar SE mengatakan, APBD Kabupaten OKI tidak memungkinkan menyeleasaikan sejumlah proyek pembangunan termasuk bidang infrastruktur. Dimana Kabupaten OKI hannya memiliki APBD sebesar Rp2,5 Triliun yang harus mengcover luas wilayah 19.000 km persegi.
Menurut Iskandar, sejumlah program yang diusulkannya kepada Gubernur Sumsel diantaranya sektor pendidikan, kesehatan, jalan dan jembatan.
“Kita juga telah menyampaikan, program yang sangat mendesak dan berharap Pak Gubernur dapat meresponya melalui Bangubsus Tahun Anggaran 2021 ini,” tandasnya.
Editor : Andra.













