KORDANEWS – MUARAENIM – Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Penghubung Kabupaten Muara Enim – Baturaja yang jalan ini merupakan urat nadi bagi pengguna baik kendaraan roda empat seharusnya mulus.
Namun beda halnya kini jadi menghitam di duga diakibatkan aliran air yang bercampur batubara menjadi lumpur dari jalan keluar/masuk kendaraan yang mengangkut batubara diduga hasil tambang yang dikerjakan oleh PT. MME yang berlokasi di Desa Darmo Kecamatan Lawang Kidul Kabupaten Muara Enim Sumatra Selatan.
Saat tim media melintas dijembatan air bangke jalan raya Desa Darmo Kecamatan Lawang Kidul, terlihat jalan yang menghitam diduga limbah air batubara dari jalan keluar/masuk kendaraan yang mengangkut batubara dari tambang PT. MME akibatnya jalannya menjadi licin sehingga bisa berdampak terhadap pengendara terjadi kecelakaan lalulintas.
“Waktu kami melintas di jembatan, kami melihat ada 2 orang yang sedang membersihkan lumpur campur batubara dijembatan, lalu membuang lumpur hitam itu kesungai bangke, dan tentunya akan berdampak pencemaran terhadap lingkungan, sehingga sungai yang ada disekitarnya menjadi tercemar.”ungkap Iwan salah satu pemgendara.
Ketika wartawan membincangi salah seorang guru yang merupakan masyarakat lainnya yang berada di tempat juga mengatakan mengenai jalan raya penuh dengan lumpur hitam, dan menjelaskan bahwa sudah ada pengendara sepeda motor yang jatuh pagi ini.













