Sementara itu, Manager Humas PT KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. “Betul ada kejadian motor menemper kereta api di km 0 + 6/7 di perlintasan SMA 1 Pelita Sari,” ujarnya.
Terkait kejadian tersebut, kata dia, PTKAI sebagai operator terus melakukan sosialisasi dan himbauan kepada masyarakat untuk waspada dan tidak menerobos setiap melewati perlintasan kereta api yang dijaga ataupun tidak dijaga, karena untuk keselamatan perjalanan kereta api dan masyarakat itu sendiri.
Selain itu PTKAI terus koordinasi terkait perlintasan sebidang dan pintu perlintasan dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan selaku regulator dan pihak terkait lainnya. “Agar kecelakaan yang tidak dinginkan tidak terulang,” imbuhnya.
Editor : Admin.













