KORDANEWS-Wawako Palembang Fitrianti Agustinda merasa geram dengan tidak pedulinya masyarakat terhadap lingkungan dan kebersihan sungai karena, masih banyak sampah dari rumah tangga mencemari pada aliran Sungai Tatang. Juga beberapa kali saat melaksanakan gotong royong hanya sedikit dari warga yang ikut berpartisipasi terjun langsung.
Hal tersebut disampaikan Fitrianti Agustinda selaku Wakil Walikota Palembang saat meninjau langsung gotong-royong di Kelurahan 35 Ilir, Kecamatan Ilir Barat 2, tepatnya di Sungai Tatang, “Pemerintah Kota Palembang sudah cukup sering melaksanakan kegiatan gotong-royong di Sungai Tatang baik bersama Walikota, maupun saya. Namun masyarakatnya masih dalam arti kurang peduli untuk menjaga lingkungan, kebersihan. Masih terbiasa membuang sampah di sungai,” Ungkap Fitri. Minggu (28/02/21)
Dikatakannya, tadinya kita berharap kegiatan gotong-royong ini paling tidak 50 persen oleh warga, 50 persen dihadiri dari Pemerintah Kota Palembang terutama kawan-kawan yang biasa membersihkan lingkungan. Pemerintah juga bertindak memberi sanksi apabila warga yang masih bandel membuang sampah ke sungai.
“Nanti kita akan coba juga menegakkan aturan yang ada bahwa yang membuang sampah sembarangan akan dikenakan sanksi dan denda, yang kedua juga kita akan evaluasi pelayanan RT dan RW bagi warga yang tidak mau memberikan sumbangsi dalam melaksanakan kegiatan gotong royong.” tambahnya.













