Harnojoyo yang sempat menyaksikan langsung jenazah orang nomor satu di OKU sebelum diberangkatkan ke Kabupaten OKU untuk dimakamkan dikampung halaman.
Menurut dirinya, semasa hidup, mereka memiliki kedekatan yang sangat baik bahkan banyak cerita dan kenangan yang berkesan selama kedekatannya, kerap berkomunikasi lewat via telephon gengam untuk program kerja dalam memajukan daerah yang mereka pimpin masing masing.
“Terakhir komunikasi sebelum Covid-19 bahkan sering, semenjak Covid-19 ini memang agak jarang kita komunikasi, dan kita doakan saja beliau husnul khotimah. sehingga diterima semua amal ibadahnya dan diampuni segala dosanya,” tutupnya. (eh)
Editor : Admin.













