Kendati bermanfaat bagi kesehatan anak, kismis memiliki dampak negatif bila Si Kecil mengonsumsinya dalam jumlah banyak. Karena rasanya yang manis, kismis dalam jumlah banyak dapat meningkatkan risiko kenaikan berat badan berlebih atau obesitas.
Selain itu, kismis juga memiliki tekstur yang kenyal dan mudah lengket di gigi. Jika tidak rajin membersihkan giginya setelah makan kismis, Si Kecil akan lebih berisiko mengalami gigi berlubang.
Agar Si Kecil bisa memperoleh manfaat kismis dengan maksimal, ada beberapa tips yang bisa Bunda lakukan, yaitu:
-Pastikan kismis yang Bunda beli tidak mengandung gula tambahan.
-Jangan membeli kismis yang mengandung bahan pengawet.
-Pastikan produk kismis yang akan dibeli melalui proses pengeringan tanpa menggunakan minyak atau digoreng.
-Pastikan bahwa produk kismis telah memiliki izin edar dan tidak kedaluwarsa.
-Batasi jumlah kismis yang diberikan, karena Si Kecil harus mendapatkan nutrisi lain yang lebih penting dari makanan utamanya.
Ajarkan Si Kecil untuk membatasi jumlah camilan yang dimakan. Biasakan ia untuk mematuhi jadwal makan camilan dan makan utama secara teratur.
Ingatkan dan ajak Si Kecil untuk berkumur atau menyikat gigi setelah makan kismis.
Melalui informasi di atas, kini Bunda tidak perlu ragu lagi untuk memberikan kismis sebagai camilan anak. Namun, ingat juga bahwa masih ada pilihan camilan lain yang lebih sehat, misalnya aprikot kering dan plum kering (prune) yang lebih rendah gula atau buah-buahan segar
Editor : Jhon.W











