KORDANEWS – Tidak sedikit orangtua yang khawatir apakah balita mereka cukup makan makanan sehat. Balita biasanya makan dalam jumlah yang sangat sedikit, cerewet tentang apa yang mereka makan, dan menolak makan sama sekali. Nafsu makan balita bervariasi secara konstan karena percepatan pertumbuhan dan variasi aktivitas.
Balita tidak tumbuh secepat bayi, jadi mereka membutuhkan lebih sedikit makanan. Balita memiliki perut yang kecil. Selain itu, balita sangat tertarik dengan dunia di sekitarnya, sehingga mereka memiliki rentang perhatian yang pendek terhadap makanan. Nah, bagaimana jika balita tidak berhenti makan? Apakah ini harus dikhawatirkan? Selengkapnya baca di sini!
Kenapa Balita Tidak Berhenti Makan?
Dikutip dari Halodoc.com,jika anak makan secara kompulsif, bisa jadi ada masalah psikologis atau fisik. Sering kali makan yang terus-menerus atau tidak berhenti tidak berkaitan dengan rasa lapar. Bisa jadi ini adalah kebiasaan yang dikembangkan dan dibiasakan.
Nah, saat balita tidak bisa berhenti makan, apa yang sebenarnya harus ibu lakukan? Simak cara-caranya berikut!
1. Makan pada Waktunya
Makan teratur adalah salah satu cara supaya anak makan tidak berlebihan. Usahakan anak supaya fokus pada makanannya tanpa berkegiatan yang lain seperti main gadget, menonton tv, atau bermain dengan balok mainan.
2. Temani Anak Makan
Kebanyakan anak biasanya ditinggal sendirian saat makan. Ini membuat proses makan jadi membosankan. Nah, untuk mengatasi kejenuhan anak ini, orangtua bisa menemani anak atau makan bersama anak untuk menciptakan suasana makan yang lebih menyenangkan. Pengalaman makan yang menyenangkan dapat membuat anak lebih bisa memproses makanan. Selain itu, menikmati waktu makan juga bisa memberikan efek kenyang lebih lama.
3. Jangan Gunakan Makanan sebagai Hadiah
Pastinya orangtua tidak ingin anak-anak belajar makan saat mereka tidak lapar. Menggunakan makanan sebagai hadiah juga bisa membuat anak memiliki motivasi yang tidak sehat. Anak pun akan memiliki kecenderungan untuk memilih makanan ketimbang berperilaku baik.
Baca juga: Tips Agar Bayi Tidak Gumoh saat Menyusui













