PeristiwaSumsel

Temui Korban Kebakaran, Fitri Merasa Prihatin

×

Temui Korban Kebakaran, Fitri Merasa Prihatin

Share this article
KORDANEWS-Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda merasa sangat prihatin dengan musibah kebakaran yang menghanguskan 2 rumah sekaligus industri rumahan Pembuatan Kerupuk di Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Kemuning kemarin siang.
Rasa prihatin mendalam tersebut bukan tanpa alasan, yang sangat dirasakan, ketika musibah kebakaran yang dialami warga beriringan disaat perekonomian yang sedang memburuk, dampak dari pandemi Covid-19 yang saat ini juga masih melanda.
“Keprihatinan ini sangat mendalam bagi kita. Karena di tengah musibah pandemi Covid-19 ini tentu kita tidak ingin masyarakat bertambah sulit, karena mengalami musibah-musibah seperti ini,” ujar Fitri ketika mengunjungi lokasi kebakaran, Kamis 18 Maret 2021.
Fitri juga menyampaikan rasa prihatinnya kepada warga korban kebakaran serta menghimbau kepada warga masyarakat untuk lebih waspada ketika ingin meninggalkan rumah.
“Ketika mau tidur ataupun keluar rumah, Pastika dahulu rumah dalam keadaan aman, saat mau tidur pastikan dahulu kompor atau listrik sudah aman, sehingga tidak terjadi musibah seperti ini,” tambahnya.
Lebih lanjut dikatakannya, Pemerintah Kota Palembang akan terus mendampingi warga yang terdampak musibah kebakaran, khususnya dalam menyelesaikan permasalahan surat menyurat yang telah hilang terbakar.
“Masalah surat menyurat ataupun hal-hal yang pada prinsipnya membutuhkan bantuan Pemerintah Kota Palembang, kita akan siap membantu keluarga yang mengalami musibah kebakaran,” jelasnya.
“Seperti yang tadi disampaikan, ada BPKB motor yang terbakar ataupun mobil, nanti akan kita coba bantu. Baik itu ijazah ataupun surat-surat penting yang lainnya,” jelasnya.
Pada kesempatan tersebut, Fitri juga menyampaikan, sedikit bantuan juga telah diberikan kepada warga korban kebakaran, serta beberapa bantuan perlengkapan dari Dinas Sosial dan juga telah menerjunkan pihak dari DLHK Kota Palembang guna membantu membersih kan puing-puing dari musibah kebakaran itu sendiri.
“Paling tidak bisa melewati malam-malam selanjutnya. Tetapi dari Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan sudah saya perintahkan untuk tetap di sini untuk membantu. Sekali lagi saya berharap ini benar-benar yang terakhir,” tutupnya.
Pendi yang merupakan salah satu korban kebakaran menggukapkan, kalau dirinya mengalami kerugian atas musibah kebakaran yang dialaminya tersebut ditafsir keseluruhan mencapai 400 juta rupiah.
“Usaha saya ini sudah berjalan 8 tahun dan saat ini yang sangat kami butuhkan adalah biaya untuk membangun kembali gudang, yang terbakar” ungkapnya singkat. (eh).
Editor : Admin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *