Berikut beberapa tips untuk memanfaatkan kacang-kacangan sebagai makanan ringan yang sehat:
-Kacang mengandung sekitar 160-200 kalori setiap 28 gram, meski jenis kalori ini hampir semua berasal dari kandungan lemak tak jenuh tunggal. Ini adalah jumlah yang disarankan tiap hari. Angka ini kurang lebih setara dengan satu genggaman tangan.
-Untuk menghindari konsumsi berlebih, ambil kacang seperlunya dengan mangkuk kecil dan habiskan perlahan-lahan, sehingga Anda dapat lebih mengontrol berapa banyak kacang yang telah dihabiskan.
-Tempatkan kacang dalam wadah-wadah plastik kecil sebagai camilan untuk dibawa seperti dalam perjalanan atau di kantor. Dalam sehari, jangan mengonsumsi lebih dari wadah yang telah disiapkan.
-Selain kacang dalam bentuk asli, Anda dapat mengonsumsinya dalam bentuk selai. Oleskan selai kacang dengan makanan sehat lain, seperti apel atau roti gandum.
-Kacang dapat juga ditaburkan ke dalam sereal sarapan pagi, yoghurt rendah lemak, salad, ataupun es krim rendah lemak.
-Kacang rebus adalah pilihan makanan atau camilan yang sehat. Tetapi, Anda juga dapat memanggang kacang selama 5-10 menit di dalam oven.
Hal yang tidak kalah penting untuk Anda ketahui adalah hindari memberikan kacang tanah pada anak berusia di bawah lima tahun atau balita, karena dapat membuatnya tersedak. Jika ingin memberikannya, sebaiknya kacang tanah ini ditumbuk terlebih dahulu sampai halus. Waspadai juga kemungkinan alergi, terutama jika keluarga Anda memiliki riwayat alergi kacang.
Umumnya manfaat kacang tanah sangat baik, termasuk bagi yang sedang menjalani program diet. Kacang tanah dapat dikonsumsi sebagai pengganti makanan ringan dengan jumlah yang terbatas, yaitu sebanyak 28 gram tiap hari dalam seminggu. Untuk memaksimalkan manfaat kacang tanah sebagai teman diet, Anda juga dapat berkonsultasi pada dokter gizi.
Editor : John.W













