3. Menyembuhkan luka pada kulit
Daun pegagan memiliki sifat antiradang, antibakteri, dan antioksidan yang penting dalam proses penyembuhan luka. Selain itu, berbagai riset pun menyatakan bahwa daun pegagan dapat meningkatkan produksi kolagen yang juga baik untuk menyembuhkan luka pada kulit.
4. Melembapkan kulit
Daun pegagan juga dapat dimanfaatkan sebagai pelembap alami kulit. Sebuah studi menunjukkan bahwa penggunaan krim atau losion yang mengandung ekstrak tumbuhan ini dapat menjaga kelembapan kulit dan mengatasi kulit kering.
Berkat kandungan zat antibakteri dan antiradang di dalamnya, daun pegagan juga baik untuk mencegah dan meredakan iritasi kulit serta menghambat pertumbuhan bakteri di kulit.
Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Menggunakan Daun Pegagan
Layaknya obat-obatan herba pada umumnya, daun pegagan juga bisa menimbulkan efek samping meski jarang terjadi. Efek samping tersebut meliputi:
-Sakit kepala
-Nyeri perut
-Mual
-Pusing
-Rasa kantuk
-Perih atau iritasi di kulit
-Reaksi alergi
Selain itu, hingga saat ini belum ada cukup riset yang dapat memastikan efektivitas dan keamanan penggunaan daun pegagan pada ibu hamil dan ibu menyusui.
Oleh karena itu, ibu hamil dan ibu menyusui sebaiknya berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu jika hendak menggunakan daun pegagan, baik dalam bentuk obat oles atau suplemen yang diminum.
Daun pegagan juga sebaiknya tidak digunakan oleh penderita kondisi medis atau penyakit tertentu, seperti gangguan fungsi hati dan hepatitis, karena berisiko memperparah kondisi yang diderita.
Editor : John.W













