Health

Manfaat Kulit Melinjo untuk Kesehatan

×

Manfaat Kulit Melinjo untuk Kesehatan

Share this article

KORDANEWS – Para penggemar sayur asem atau emping mungkin tidak asing lagi dengan melinjo. Meski sering dikaitkan dengan tekanan darah tinggi, ada segudang manfaat yang ditawarkan oleh kulit melinjo berkat kandungan gizinya. Simak selengkapnya berikut ini.

Kandungan kulit melinjo
Melinjo adalah buah dari pohon melinjo yang sering digunakan sebagai bahan makanan seperti sayur asam. Buah bernama latin Gnetum gnemon ini berasal dari Asia Tenggara, sehingga tidak heran bila banyak orang Indonesia yang gemar mengonsumsinya.

Dilansir Hallosehat.com,baik biji dan kulit melinjo memiliki kandungan gizi yang dibutuhkan tubuh. Oleh sebab itu, banyak khasiat yang bisa didapatkan dari melinjo. Di bawah ini merupakan berbagai kandungan nutrisi dalam 100 gram kulit melinjo.

Kandungan gizi dalam kulit melinjo tersebut yang membuatnya berkhasiat bagi kesehatan. Berikut ini beberapa manfaat kulit melinjo yang sayang Anda lewatkan.

1. Memelihara kesehatan otak
Salah satu khasiat kulit melinjo yang tak disangka-sangka adalah membantu menjaga kesehatan otak. Berkat kandungan mangan di dalamnya, kulit melinjo dapat membantu mencegah dan mengatasi radikal bebas yang menyerang tubuh.

Hal ini dikarenakan mangan mengandung superoksida dismutase yang menghilangkan radikal bebas, termasuk pada sistem saraf. Bila radikal bebas berhasil masuk ke tubuh, fungsi otak dan saraf pun akan terganggu.

Itu sebabnya, mangan dalam kulit melinjo sangat mungkin mengikat neurotransmitter. Kemudian, senyawa mineral ini menghasilkan sinyal antar-sel saraf menjadi lebih efisien. Alhasil, fungsi otak dan saraf pun berjalan dengan baik.

2. Mengurangi risiko stroke
Selain baik untuk kesehatan otak, manfaat kulit melinjo lainnya yaitu mengurangi risiko penyakit stroke. Pasalnya, kulit melinjo punya kalium yang cukup untuk melindungi kesehatan otak.

Dilansir dari Harvard Health, penelitian yang dimuat dalam jurnal Stroke mencoba membuktikan hal tersebut. Para peneliti mencoba menganalisis sekitar 90.000 wanita pasca-menopause berusia antara 50 – 70 tahun selama rata-rata 11 tahun.

Hasilnya, konsumsi lebih banyak kalium memperlihatkan penurunan risiko stroke iskemik sebanyak 27 persen. Sementara itu, wanita yang mengonsumsi lebih sedikit kalium lebih berisiko.

Hal ini dikarenakan peserta yang mengonsumsi banyak kalium memiliki tekanan darah normal. Ada kemungkinan kalium berfungsi sebagai vasodilator dan melemaskan pembuluh darah di tubuh, sehingga lebih melancarkan aliran darah.

3. Manfaat kulit melinjo untuk tulang
Tahukah Anda bahwa kulit melinjo adalah salah satu sumber kalsium yang baik bagi kesehatan tulang? Mineral kalsium dibutuhkan tubuh untuk membangun dan memelihara kekuatan tulang dan gigi.

Mineral yang satu ini tidak dihasilkan oleh tubuh, sehingga Anda harus mengonsumsi makanan yang kaya akan kalsium. Agar tubuh lebih efektif menyerap kalsium, Anda juga perlu mendapat asupan vitamin D.

Kekurangan kalsium dapat melemahkan kekuatan tulang. Hal ini dikarenakan tubuh yang tidak mendapatkan asupan kalsium akan mengambil mineral ini dari tulang. Akibatnya, Anda berisiko mengalami osteoporosis.

Oleh sebab itu, konsumsi olahan kulit melinjo menawarkan manfaat yang baik bagi tulang agar tidak mudah rapuh.

4. Merawat fungsi ginjal
Kandungan mineral lain pada kulit melinjo yaitu fosfor ternyata juga berkhasiat bagi fungsi ginjal. Fosfor termasuk jenis mineral yang membantu menjaga keseimbangan cairan dan tubuh.

Mineral yang juga dapat ditemukan pada daging ayam ini pun membantu mengatur kadar garam dan lemak. Hal tersebut yang membuat fosfor cukup bermanfaat karena membantu organ ginjal mengeluarkan racun-racun dari tubuh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *