3. Mendukung kesehatan tulang
Setiap hari sel-sel tulang yang rusak akan tergantikan oleh sel tulang baru yang sehat. Proses pembentukan tulang ini pada anak-anak hingga usia 30 tahun, berjalan cepat. Akan tetapi, setelah melewati usia tersebut, proses pembentukan sel tulang baru akan melambat. Kondisi inilah yang menyebabkan lansia rentan mengalami osteoporosis (pengeroposan tulang) atau patah tulang (fraktur).
Guna mencegah masalah pada tulang ini, Anda perlu mengonsumsi makanan tinggi kalsium. Ternyata, kandungan kalsium pada ikan teri cukup tinggi sehingga bisa memberi manfaat pada kesehatan tulang Anda.
Kalsium bukan satu-satunya nutrisi yang menyehatkan tulang. Ada berbagai mineral dalam ikan teri juga turut membantu melindungi kesehatan tulang, seperti fosfor, zat besi, zinc, tembaga, dan kalium.
4. Menjaga kesehatan saraf dan otot
Ikan teri mengandung natrium, yakni garam. Nutrisi pada ikan teri ini memberi manfaat untuk mengontrol tekanan dan volume darah. Di samping itu, tubuh juga membutuhkan natrium agar otot dan saraf dapat bekerja dengan baik.
Jika kadar natrium dalam tubuh Anda rendah, kinerja otot dan saraf serta tekanan darah bisa terganggu. Jadi, natrium tidak sepenuhnya buruk bagi kesehatan Anda, asal kebutuhannya tidak melebihi batas. Bila Anda punya hipertensi, pastikan tidak memilih ikan teri yang diasinkan.
5. Menjaga kesehatan mata
Vitamin A merupakan antioksidan, yang berperan dalam melawan radikal bebas yang kerap kali menyebabkan peradangan. Nah, vitamin A pada ikan teri memberi manfaat untuk kesehatan mata.
Pertama, vitamin A membantu pembentukan fotopigmen yang disebut fotoreseptor rhodopsin. Fotopigmen ini berada di sel batang retina yang membantu Anda untuk melihat di malam hari. Oleh karena itu, vitamin A punya potensi untuk mencegah terjadinya rabun senja.
Kedua, vitamin A juga meningkatkan fungsi konjungtiva dan kornea. Konjungtiva adalah lapisan tipis yang melindungi area putih mata dan memproduksi cairan agar kornea tidak kering. Sementara, kornea berfungsi membiaskan (membelokkan) dan memfokuskan cahaya yang masuk ke mata.
Editor :John.W













