“NKRI harga mati ini menjadi momentu bagi kami semua, ” ujar Eko.
Kamin Ops Pas Pelopor Korps Brimob Polri, Kombes Pol Ardhiansyah Daulay menjelaskan kronologi dalam operasi Nemangkawi Pantau AMP terjadi
baku tembak yakni I Komang Wira Natha bersama rekannya terlibat baku tembak Dua orang korban lainnya Ipda Anton Tonapa tertembak bagian punggung atas lalu Bripka M Syarifudin tertembak di bagian perut.
“Kondisi mereka berdua saat ini kondisi telah sehat semua, ” kata Ardiansyah.
Ardiansyah mengatakan jika saat ini kondisi KKP di bumi Papua telah kembali stabil. Selanjutnya dirinya akan kembali lagi menjalankan tugas sesuai perintah Presiden Jokowi membebaskan KKP.
“Operasi Nemangkawi Pantau AMP tahap I dimulai pada 1 Januari 2021 hingga 31 Juni 2021 nanti, ” kata dia.
Editor : Adm.













