Selama latihan, tubuh Anda akan memperoleh bahan bakar dari protein yang tersimpan di otot, atau yang juga dikenal sebagai glikogen. Setelah Anda melakukan gerakan terakhir dalam latihan, otot-otot Anda akan kehabisan glikogen dan mengalami kerusakan. Makan atau minum sesuatu yang menggabungkan kandungan protein dan karbohidrat setelah 30 menit hingga satu jam latihan akan mengisi ulang simpanan energi, membangun dan memperbaiki otot-otot yang rusak, serta membantu menjaga pembakaran metabolisme tubuh. Semakin cepat Anda mulai mengisi kembali tubuh dengan asupan makanan, akan semakin baik kondisi tubuh Anda pasca latihan.
Penelitian menunjukkan bahwa kemampuan tubuh Anda untuk mengisi ulang simpanan protein pada otot akan berkurang hingga 50 persen jika Anda memberikan jeda waktu cukup lama setelah latihan fisik selesai. Itulah sebabnya penting bagi Anda untuk membawa bekal ringan seperti roti selai kacang atau jus buah dan sayur.
Menurut Journal of International Society of Sports Medicine, mengonsumsi makanan dengan kandungan tinggi protein dan rendah karbohidrat adalah pilihan terbaik setelah berolahraga. Berikut adalah contoh makanan direkomendasikan untuk dikonsumsi setelah sesi latihan untuk membantu mempercepat pemulihan, memaksimalkan manfaat olahraga, dan membantu mempertahankan otot tanpa lemak sehingga dapat membantu menurunkan berat badan:
– Protein kocok yang dibuat dengan setengah dari pisang, satu sendok bubuk protein, susu almond, dan biji rami
– Salad dengan buncis panggang, minyak zaitun, dan cuka
– Sayuran yang dikukus dengan tahu non-GMO
– Roti multi-grain dengan selai kacang mentah
Itulah ulasan singkat mengenai pentingnya asupan makanan sebelum dan sesudah latihan fisik. Ingat, dalam mengoptimalkan sebuah latihan, Anda tidak hanya harus memaksimalkan latihan, tetapi juga menjaga asupan makan tetap seimbang dan istirahat yang cukup.( SehatQ.Com )
Editor :John.W













