“Membangun itu bukan dari APBD saja. Pembangunan seperti ini bagian dari kekuatan ekonomi,” terangnya.
Dia berharap keberadaan masjid tersebut dapat difungsikan dengan kegiatan bernuansa religius. Jangan sampai masjid yang bagus tidak diimbangi dengan aktifitas nuansa religus di dalamnya.
“Saya minta masjid ini dapat difungsikan dengan kegiatan keagamaan seperti pengajian atau sejenisnya. Tanggung jawab kitalah memakmurkannya,” harapnya.
Sementara itu, Iswandi Arsyad selaku Wakil Ketua Masjid Al-Farouk dan juga merupakan keluarga dari Alm Al-Farouk mengatakan, sebelum di bangun Masjid dulu tempat ini adalah rumah kediaman orang tua keluarganya. Namun lanjutnya sejak orang tua meninggal rumah tersebut tidak dihuni.
“Sebelum jadi masjid ini rumah tinggal kedua orang tua kami. Dengan memiliki delapan anak, maka kami keluarga besar bersepakat untuk dibangun masjid termasuk tanahnya kami wakafkan,” tandasnya.
Editor : Adm.













