Direktur RSUD Sekayu Makson Parulian Purba mengungkapkan, untuk yang ke-15 kali RSUD Sekayu melakukan operasi jantung terbuka. Rasa syukur atas kelancaran dan kesuksesan dalam melakukan operasi ini, seakan dapat semakin dekat untuk mewujudkan RSUD Sekayu sebagai pusat rujukan jantung Provinsi Sumsel.
“Dengan adanya sarana dan prasarana yang mumpuni serta pemerintah yang sangat peduli, saya yakin operasi ini akan ada part yang terus berlanjut untuk membantu para pasien yang memiliki penyakit jantung,”pungkasnya.
Bupati Muba Dodi Reza Alex turut mendoakan kesembuhan Rendi pasca operasi. “Semoga Rendi segera pulih dan bisa hidup normal seperti remaja pada umumnya,” ucapnya.
“Semoga dengan kepercayaan warga masyarakat dari Sumsel dan luar Sumsel terhadap pelayanan dan fasilitas RSUD Sekayu ini, RSUD Sekayu akan menjadi RS Pusat Jantung Terpadu,” tandasnya.
Diketahui, track record keberhasilan operasi tersebut, Kabupaten Muba seakan menjadi harapan baru bagi penyintas jantung di Indonesia untuk bisa sembuh dan menjalani kehidupan dengan normal, bahkan baru-baru ini Staf Khusus Kepresidenan RI, Diaz Hendropriyono pun turut menyoroti inisiasi Bupati Dodi Reza dalam menjalankan operasi jantung terbuka di Musi Banyuasin.
Bahkan, Perhimpunan Dokter Spesialis Bedah Toraks, Kardiak dan Vaskular Indonesia juga telah memberikan penghargaan ke Bupati Dodi Reza dan RSUD Sekayu yang dengan tulus dan komitmen sangat andil turut memulihkan penyintas jantung di Indonesia dengan pemberian penghargaan ke Bupati Dodi Reza Alex Sebagai Inisiator Pelayanan Bedah Jantung Terpadu pada Rumah Sakit Umum Daerah Tingkat Kabupaten Pertama di Indonesia. (ts)
Editor : Surya S













