Sementara itu Kapolda Sumsel, Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri melalui Direskrimsus Polda Sumsel, Kombes Pol Anton Setiyawan dalam paparannya mengungkapkan, setidaknya ada 11 menu unggulan pada Aplikasi SONGKET. Antara lain informasi jarak terdekat ketika ada terdeteksi titik api, termasuk data eksternal berupa peta data perkebunan milik perusahaan maupun perorangan, kamera pengintai (asap digital), batas kawasan.
“Termasuk masyarakat bisa memberikan informasi kepada kita, ini kita menggunakan satelit, menggunakan juga kamera pengintai (asap digital) yang bisa zoom sampai dengan jarak 4 Kilometer. Keakurannya bisa 95 persen, ditambah lagi masyarakat yang melaporkan cakupannya lebih luas,” tambahnya.
Dilain pihak WRI Indonesia melalui Project Manager Restorasi Gambut WRI Indonesia, Almo Pradana memberikan bantuan berupa satu unit server DELL Poweredge R740, 1 unit sistem data & informasi ekosistem gambut dan 1 unit sistem data dan informasi kehutanan kepada Pemprov Sumsel sebagai dukungan untuk program tersebut.
Dalam kesempatan yang sama Gubernur Herman Deru juga melantik kepengurusan Forum Forum Daerah Aliran Sungai (DAS) sekaligus menyertakan Forum DAS sebagai mitra kepala daerah dalam mengawasi perusahaan-perusahaan dan oknum masyarakat yang tidak taat aturan Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH).
Turut hadir Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Eko Indra Heri, Wakil Ketua DPRD Sumsel Kartika Sandra Desi,Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Agus Suhardi, Danrem 044/GAPO Brigjen TNI Jauhari Agus Suraji S.I.P.,S.Sos, Para Bupati Walikota, FKPD Kab/Kota Se-Sumsel secara virtual, dan Para Kepala OPD Prov Sumsel.
Editor : Admin.













