KORDANEWS – PAGARALAM – Kondisi hutan lindung (Hutlin) di wilayah Kota Pagaralam kian memprihatinkan. Soalnya, personel Kesatuan Perlindungan Hutan wilayah X Dempo Pagaralam kembali menemukan perambahan di kawasan Hutan Lindung Gunung Patah, di wilayah Rimba Candi, Kecamatan Dempo Tengah.
Informasi yang dihimpun, kerusakan lahan mencapai sekitar 40 hektar yang kini beralih fungsi sebagai areal perkebunan kopi. Menurut penuturan Kepala KPH Dempo X Pagaralam, Hery Mulyono melalui Kasi Rehabilitasi Hutan Lindung Lonedy Shut mengatakan, informasi dari laporan dari masyarakat langsung ditindaklanjuti dengan pengecekan langsung ke lokasi kawasan hutan lindung.
“Dilokasi terdapat sejumlah pondok dan areal tersebut sudah ditanam tanaman kopi sebagian lagi belum. Namun, diperkirakan mencapai 40 hektar,” ungkap Loned.
Kondisi lahannya sebut Loned sudah gundul. Lantaran pohon-pohonnya sudah ditebang. Di lokasi, juga ada pondok yang dijadikan tempat tinggal. Soalnya, tanaman kopi disana tidak hanya baru ditanam, namun juga ada yang sudah berusia tanam satu hingga dua tahun.
Oleh petugas RHL yang diterjunkan melakukan upaya tindakan tegas. Ada pondok terpaksa dirobohkan. Begitupun dengan tanaman kopi yang sudah terlanjur ditanam ditebang.













