Dibagian akhir sambutannya Herman Deru, berharap dengan diadakannya Rakernas ADPMET ini dapat menyamkan persepsi mengenai potensi-potensi yang berkaitan dengan migas untuk kemaslahatan masyarakat.
” Memang sudah seharusnya bahwa sumber daya alam di setiap daerah menjadi linear dengan kesejahteraan masyarakat,” kata HD.
Dilain pihak Ridwan Kamil selaku Ketua Asosiasi Daerah Penghasil Migas & Energi Terbarukan (ADPMET) menyebut Sumsel begitu kaya dengan SDA khususnya Minyak, Gas dan Energi sehingga tidak salah jika daerah ini didaulat sebagai tuan rumah Rakernas.
“Sumsel sangat pas sebagai turan rumah Rakernas ADPMET, karena jika kita lihat hasil SDA di Numi Sriwijaya memang dengan SDA, migas dan energinya,” ucap Emil.
Menurut Emil agenda Rakernas kali ini adalah memberikan kewenangan kepada BUMD untuk mengelola perusahaan di bawah Pertamina, yang bekerja tidak maksimal. Serta membahas banyak hal terkait pemanfaatan energi migas dan energi terbarukan. Untuk menopang kebutuhan masyarakat daerah secara optimal dan berkesinambungan.
“Rakernas daerah penghasil migas dan energi terbarukan ini untuk merumuskan rencana kerja kami mendatang. Tujuan utamanya bagaimana sektor migas ini dapat menjamin kebutuhan masyarakat daerah secara optimal dan berkesinambungan” jelas Kang Emil.
Editor : Admin.













