Health

3 Alasan Seseorang Membenci Diri Sendiri dan Cara Mengatasinya

×

3 Alasan Seseorang Membenci Diri Sendiri dan Cara Mengatasinya

Share this article

KORDANEWS – Membenci diri sendiri menjadi salah satu sikap yang mungkin hampir setiap orang pernah alami. Jika dibiarkan, sikap ini bisa membuat Anda jadi tidak berkembang. Lantas, mengapa seseorang bisa membenci dirinya sendiri dan bagaimana menghentikannya? Simak ulasan di bawah ini.

Penyebab munculnya perasaan membenci diri sendiri
Kata-kata “saya benci diri saya sendiri” berasal dari suara hati yang kerap dialami oleh berbagai orang, tanpa mengenal jenis kelamin dan usia.

Pikiran negatif tersebut biasanya muncul karena berbagai faktor, seperti salah satunya memiliki masa lalu yang buruk.

Selain itu, ada beberapa penyebab mengapa suara hati tersebut terus mengganggu kepala dan memengaruhi hidup Anda sendiri, yaitu:

1. Pernah memiliki trauma
kekerasan masa kecil berkaitan dengan endometriosis

Seperti yang dilansir dari Psych Alive, penelitian yang dilakukan oleh dua psikolog, yaitu dr. Robert dan Lisa Firestone, menemukan bahwa trauma jadi salah satu penyebab seseorang membenci diri sendiri.

Orang yang masa lalunya punya trauma tertentu cenderung memiliki cara pandang berbeda terhadap dirinya.
Jika orangtua atau orang terdekat Anda semasa kecil menanamkan pandangan yang buruk terhadap Anda sendiri, hal ini akan berpengaruh sampai dewasa. Sebagai contoh, anak-anak yang mengalami kekerasan fisik dan emosional cenderung memandang dunia tidak aman dan menganggap orang lain berbahaya.

Pada saat mereka tumbuh dewasa, ada beberapa anak yang mengembangkan pola pikir bahwa mereka tidak layak untuk dicintai.

Bahkan, kata-kata tersebut mungkin terlontar dari orangtua mereka sendiri. Hal ini membuat ucapan tersebut terus hidup di dalam diri mereka sampai akhirnya membenci dirinya sendiri.

2. Mencoba menyenangkan orang lain
sahabat sejati menjaga kesehatan mental

Selain trauma masa kecil, mencoba menyenangkan orang lain ternyata bisa mengembangkan kebencian terhadap diri sendiri, mengapa demikian?

Ketika Anda punya prinsip menyenangkan orang lain tetapi gagal membuatnya bahagia, perasaan benci terhadap diri sendiri bisa muncul. Hal ini terjadi kemungkinan karena Anda merasa mengecewakan orang tersebut.

Oleh karenanya, ketika Anda berada di posisi itu, Anda mungkin merasa tidak bernilai karena tidak bermanfaat bagi orang lain.

3. Memiliki ekspektasi terlalu tinggi
kenapa saya masih jomblo

Memiliki ekspektasi yang terlalu tinggi juga bisa menumbuhkan kebencian terhadap diri sendiri.

Sebenarnya, ingin mengerjakan suatu pekerjaan dengan hasil terbaik adalah keinginan yang wajar. Akan tetapi, ketika standar yang harus dipenuhi terlalu tinggi, hal ini bisa saja dapat menyakiti diri Anda sendiri.

Standar yang terlalu tinggi tersebut bisa membuat Anda merasa gagal jika tidak dapat memenuhinya.

Hal ini nantinya akan menimbulkan kritik batin terhadap diri sendiri. Akibatnya, perasaan kecewa pun tidak dapat dihindari.

Perasaan kecewa ini bisa berujung pada membenci diri sendiri terlebih jika lingkungan Anda mendukung hal tersebut.

Misalnya, setelah lulus dari universitas yang cukup bergengsi, Anda berharap bahwa gaji pertama Anda lebih dari 8 juta. Padahal mungkin kemampuan Anda belum mumpuni untuk mendapat gaji dengan nominal tersebut.

Ketika harapan tersebut tidak tercapai, Anda bisa saja menyalahkan diri sendiri hingga timbul rasa benci. Padahal, bukan Anda yang salah, hanya saja ekspektasi Anda terhadap sesuatu terlalu tinggi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *