Kebanyakan orang yang mengalami kecanduan bahkan tidak menyadari perilakunya. Saat orang lain mengingatkan bahwa ia mengalami gejala kecanduan, ia justru bisa saja merespons secara negatif sehingga memperburuk hubungan sosial.
4. Terus menginginkan lebih sebagai tanda-tanda kecanduan
Selain membuat sulit berhenti, kecanduan juga memicu keinginan berlebih untuk melakukan atau menggunakan sesuatu. Inilah penyebab seseorang bisa menggunakan media sosial selama berjam-jam atau meminum alkohol dalam jumlah banyak.
Lebih buruknya lagi, perilaku kecanduan membuat Anda tidak pernah merasa cukup. Anda akan terus mengorbankan waktu, tenaga, bahkan uang untuk memenuhi keinginan yang tidak ada habisnya.
5. Merasa cemas atau tidak nyaman saat menghindarinya
Saat mengalami kecanduan, Anda akan mengalami tanda-tanda berupa munculnya rasa lega atau bahagia usai melakukannya.
Perasaan ini kemudian lenyap dan berganti menjadi rasa cemas ketika Anda berusaha berhenti atau membatasi hal tersebut.
Untuk mengetahui apakah Anda mengalami kecanduan, cobalah menjauhi semua hal yang memicu perasaan tersebut untuk sementara. Semakin besar rasa cemas yang Anda rasakan, semakin besar pula dampak kecanduan pada diri Anda.
Kecanduan merupakan kondisi serius yang harus segera ditangani. Pasalnya, dampak fisik, sosial, maupun psikologis yang Anda alami lambat laun dapat mengendalikan perilaku Anda.
Tidak ada kata terlambat untuk menyelamatkan diri dari bahaya kecanduan. Berkonsultasilah dengan tenaga profesional terkait, seperti psikolog, apabila Anda mengalami satu atau lebih tanda-tanda kecanduan di atas.(Hallo sehat.com)
Editor : John.W













