KORDANEWS – Porang, salah satu tanaman jenis umbi-umbian yang banyak kaya manfaat, seperti untuk obat-obatan, untuk mengurangi kadar kolesterol, campuran untuk industri, dan pengganti agar-agar. Oleh karena itu, Pemerintah melalui menteri pertanian mensosialisasikan pada masyarakat khususnya petani agar beralih menanam porang.
Bertani porang saat ini sudah mulai menjadi tren sebagai petani modern, banyak anak-anak muda saat ini sudah mengaplikasikan diri menjadi petani porang. Seperti di Desa Geramat, Kecamatan Mulak Ulu, Kabupaten Lahat, Ivan Albar salah satunya yang sudah mencoba menanam porang. Ia sangat tertarik dengan tanaman ini, karena banyak manfaatnya dan kementerian pertanian Indonesia sudah bekerjasama dengan beberapa negara di dunia. Oleh karena itu ia sangat tertarik menjadi petani porang.
Saat ini ia sudah menanam porang sebanyak 20 ribu batang, dengan umur 1 tahun lebih, sedangkan umur panen porang maksimal 3 tahun.
“Selain tanaman porang banyak manfaat, harganya pun sangat menggiurkan, dibandingkan tanaman lainnya,” terangnya saat mengecek tanaman porang di kebunnya. Senin (28/6/2021).
Masih kata Ivan, bukan hanya umbinya saja yang berharga, ada buah jari katak, untuk dijadikan bibit porang.
“Buahnya itu lebih mahal lagi perkilonya, jadi sementara kita menunggu umbinya kita dapat memetik buahnya, ayo ubah minset kita, beralih menjadi petani porang ,”ajaknya.













