“Ini tugas kita bersama memberikan edukasi kepada masyarakat terkait informasi hewan qurban yang sehat dan aman. Apalagi saat ini kita di tengah Covid-19, sehingga harus dijaga kebersihannya,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Sumsel, Ruzuan Efendi mengaku, lebih dari 500 orang penyuluh akan disebar di kabupaten/kota untuk memberikan edukasi kepada pedagang dan masyarakat terkait kesehatan hewan qurban.
“Keterlibatan kita untuk memastikan masyarakat mendapat daging yang sehat, dan syarat ibadah berqurban terpenuhi. Sehingga harus dilakukan sesuai aturan seperti aspek umur dan kesehatan hewan,” ujarnya.
Editor : Admin.













