Menurutnya, dana program konstruksi irigasi premium akan berasal dari pinjaman maupun hibah luar negeri (PHLN). Penerapannya juga akan tersebar dan dalam luasan yang sempit lantaran masih dalam tahap uji coba. “Contohnya di Wajo, Sulawesi Selatan. Di sana potensi [modernisasi irigasi] ada sekitar 30.000 hektare, tapi tidak semua dimodernisasi dulu,” ujarnya.
Dia menuturkan, saat ini upaya modernisasi irigasi juga dilakukan di Cirebon. “Kalau berhasil, nanti semua [daerah irigasi] dikembangkan.” Di sisi lain, dia menargetkan dapat mencapai realisasi 98 persen dari target tahun ini. Adapun, pemerintah menargetkan dapat menyerap anggaran senilai Rp10,92 triliun untuk membangun 14.512 hektare irigasi, serta melakukan rehabilitasi dan peningkatan irigasi seluas 202.560 hektare
editor : Admin.













