Kordanews – Penerapan Pembatasan Pergerakan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro yang sudah berlangsung satu pekan di Palembang menuai protes oleh puluhan masyarakat komunitas dan forum masyarakat yang tergabung dalam barisan rakyat.
Para massa melakukan protes di
di halaman Kantor Gubernur Sumatera Selatan, Selasa (13/7)
Ketua Aksi, Carma didamping Koordinator Aksi, Edi Susilo mengatakan kebijakan yang diambil Pemerintah Kota Palembang sangat memberatkan masyarakat kecil karena kebijakan PPKM ini diterapkan di Kota Palembang bukan pada posisi di zona hitam.
“Pemerintah kota hanya menerapkan PPKM tapi tidak memberikan solusi dan antisipasi. Disini masyarakat dilarang beraktifitas mencari nafkah sampai pukul `17.00 WIB tapi dari mereka tidak ada solusi. Kami harus makan apa,’’kata dia.
Menurutnya kebijakan PPKM sangat berdampak terutama pedagang karena tidak ada pilihan, pemerintah hanya bisa memberikan kebijakan memberatkan tanpa solusi. Ditambah oknum yang meminta punggutan kepada para pedagang
.‘’ Lebih baik mati dijalan dari pada mati kelaparan. Tidak jualan mati , tidak makan juga mati,’’ paparnya.
Oleh sebab itu, pihaknya meminta pemerintah memberikan kebijakan dengan solusi seperti di awal pandemi ada bantuan bagi masyarakat. Sekarang tidak ada.
‘’ Kalau ada bantuan harus tetap sasaran dan segera baru penerapan PPKM ini bisa berjalan dan tidak menyusahkan rakyat kecil,’’ paparnya.













