Health

Tanda-Tanda Tubuh Anda Kekurangan Vitamin

×

Tanda-Tanda Tubuh Anda Kekurangan Vitamin

Share this article

3. Kekurangan vitamin E
Vitamin E merupakan zat gizi mikro sekaligus antioksidan yang bermanfaat bagi tubuh. Avitaminosis E sangat langka pada orang yang sehat. Kondisi ini biasanya diawali dengan penyakit yang mengganggu pencernaan atau penyerapan lemak.

Begitu seseorang mengalami defisiensi vitamin E, gejala yang mungkin muncul meliputi:

-munculnya rasa menggelitik pada lengan atau kaki,
-gangguan gerak tubuh,
-mudah terkena penyakit infeksi,
-lemah otot, dan
-gangguan penglihatan.

4. Kekurangan vitamin K
Fungsi utama vitamin K yakni membantu proses pembekuan darah. Defisiensi vitamin ini langka pada orang yang sehat. Akan tetapi, risikonya meningkat pada orang yang rutin meminum obat pengencer darah atau mengalami gangguan penyerapan lemak.

Kekurangan vitamin K umumnya memiliki ciri sebagai berikut.

-Badan mudah memar.
-Terbentuk gumpalan darah kecil di bawah kuku.
-Feses berwarna hitam dan terkadang bercampur darah.
-Terjadi perdarahan pada jaringan yang melapisi bagian dalam tubuh.

5. Kekurangan vitamin B kompleks
Vitamin B kompleks meliputi delapan jenis vitamin B dengan fungsinya masing-masing. Secara umum, kelompok vitamin ini berperan dalam fungsi saraf, pembentukan energi, peredaran darah, dan perkembangan sel.

Defisiensi vitamin B kompleks dapat menimbulkan gejala berupa:

-badan lesu,
-lemah otot,
-munculnya rasa geli pada kaki dan tangan,
-gangguan keseimbangan,
-mudah terserang penyakit,
-kulit kasar dan kering,
-munculnya luka pada ujung bibir, serta
-perubahan warna kulit, rambut, atau kuku.

6. Kekurangan vitamin C
Vitamin C rupanya bukan sekadar zat gizi yang dapat mencegah sariawan. Vitamin ini juga membantu melindungi sel tubuh, membantu penyembuhan luka, serta menjaga kesehatan kulit, tulang, pembuluh darah, dan tulang rawan.

Kekurangan vitamin C biasanya menimbulkan tanda-tanda di bawah ini.

-Kulit kering, kusam, atau tampak rusak.
-Kuku tampak seperti sendok.
-Badan mudah memar.
-Sendi terasa nyeri dan bengkak.
-Luka sembuh lebih lama.
-Gusi berdarah dan gigi goyang.
-Mudah terserang penyakit.
-Badan lesu dan mood buruk.

Kondisi avitaminosis dapat berdampak serius. Pada kelompok tertentu, kondisi ini bahkan dapat menyebabkan gangguan kesehatan yang bahaya. Salah satu cara mencegahnya yakni dengan mengikuti pola makan gizi seimbang.

Makanan yang beraneka ragam akan memberikan tubuh Anda asupan vitamin yang berbeda-beda. Dengan cara ini, risiko untuk mengalami defisiensi vitamin dapat diperkecil.

Editor :John.W

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *