Bastari mengatakan, pihakya saat ini masih terkendala oleh beberapa utilitas seperti PLN, PDAM.
“Tapi sudah kita koordinasikan dan dalam waktu dekat akan segera ditindaklanjuti, sedangkan konstruksi Insya Allah Desember selesai.”
Diketahui, pembangunan yang dilakukan oleh Balai Sarana Permukiman ini merupakan salah satu program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) dengan dana Rp 9,4 Miliar.
“Sambutan masyarakat sekitar sangat positif. Mereka antusias karena sekarang pinggiran sungai sudah cantik. Tapi kita harus terus edukasi masyarakat, agar bisa menjaga Lebak Cindo ini. Terus, jangan buang sampah sembarangan, apalagi ke sungai,” demikian Bastari.
Editor : Admin.













