Namun sayangnya, meski Sumsel sebelumnya mampu membantu 85 ton oksigen ke Jawa Barat. Saat ini di wilayah Sumsel sendiri, mulai ada pengurangan kuota isi tabung oksigen (liquid) sejak dari agen. Dengan alasan lebih diprioritaskan untuk kebutuhan rumah sakit dan fasilitas kesehatan dalam menangani pandemi covid-19.
“Kita sudah mengimbau pihak terkait, menjual tetap dengan harga HET. Jika mengetahui adanya kelangkaan, penimbunan atau penjualan oksigen maupun tabung tidak sesuai harga het/janggal, silahkan lapor ke pihak kepolisian,” imbau Chandra.
Editor : Admin.













