Ekonomi

Bangkit Dari Pandemi, Pertumbuhan Ekonomi Sumsel Melesat 5,71 Persen

×

Bangkit Dari Pandemi, Pertumbuhan Ekonomi Sumsel Melesat 5,71 Persen

Share this article

“Ini disebabkan oleh ekspor pada beberapa komoditas utama yang mengalami peningkatan nilai dan volume, seperti ekspor bahan bakar mineral sebesar 81,60 persen, eskpor karet dan barang dari karet sebesar 57,28 persen dan ekspor lemak dan minyak hewan/nabati sebesar 10,63 persen. Selain itu, Komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah (PK-P) juga mengalami pertumbuhan sebesar 6,65 persen; dan Komponen Pengeluaran Konsumsi LNPRT (PK-LNPRT) tumbuh sebesar 6,34 persen,” terangnya. 

Dijelaskannya, untuk ekonomi Provinsi Sumsel triwulan II-2021 terhadap triwulan sebelumnya mengalami pertumbuhan sebesar 4,35 persen (q-to-q). Pertumbuhan tertinggi pada lapangan usaha administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib didorong oleh pembayaran gaji ke-13 dan tunjangan hari raya bagi ASN. 

“Pertumbuhan tertinggi berikutnya pada lapangan usaha pertambangan dan penggalian didorong oleh peningkatan produksi pertambangan batubara. Selain itu, hari raya Idul Fitri juga turut mendorong pertumbuhan beberapa lapangan usaha seperti perdagangan besar dan eceran, dan reparasi mobil dan sepeda motor,” terangnya. 

Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan, pihaknya terus berupaya melakukan berbagai cara agar perekonomian Sumsel tetap stabil kendati di tengah pandemi Covid-19. Salah satunya dengan mengeluarkan kebijakan penanganan Covid-19 yang tetap mempertimbangkan berbagai aspek, seperti aspek kesehatan, aspek sosial dan terutama aspek ekonomi. 

“Kita terus berupaya agar pandemi di Sumsel bisa tertangani dengan baik, dan perekonomian masyarakat tetap baik atau terkendali,” terangnya.

Editor : Admin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *