Kordanews – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) akan menamai varian baru virus corona dengan rasi bintang ketika huruf alfabet Yunani habis terpakai.
Kepala Teknis WHO untuk Covid-19, Maria Van Kerkhove mengatakan pihaknya memperkirakan akan ada lebih banyak varian virus corona yang muncul sehingga 24 huruf alfabet Yunani kemungkinan tidak cukup untuk menamai mereka.
Pihaknya telah mempertimbangkan berbagai penamaan, termasuk menggunakan dewa dan dewi Yunani. Namun itu ditolak karena khawatir dengan kesulitan pengucapan.
“Kami mungkin akan kehabisan alfabet Yunani, tetapi kami sudah melihat rangkaian nama berikatnya. Kami sebenarnya sedang mempertimbangkan konstelasi bintang,” ujarnya, seperti dikutip The Telegraph.
Van Kerkhove mengatakan, saat ini kelompok kerja evolulsi virus dan tim hukum WHO sedang memeriksa proposal penamaan itu untuk memastikan tidak menyinggung siapa pun.













