KORDANEWS – Arab Saudi mengatakan akan mulai menerima permintaan umrah dari jamaah asing yang divaksinasi mulai 9 Agustus.
Pengumuman di media pemerintah pada Minggu pagi datang sekitar 18 bulan setelah kerajaan menutup perbatasannya untuk peziarah asing karena pandemi virus corona.
Saudi Aramco mengkonfirmasi kebocoran data setelah laporan tebusan cyber
Saudi Press Agency mengatakan pihak berwenang di kementerian yang mengoordinasikan jemaah haji asing mulai Senin akan mulai “menerima permintaan umrah dari berbagai negara di dunia”.
Izin awalnya akan diberikan kepada 60.000 jemaah umrah per bulan, tetapi jumlah itu secara bertahap akan ditingkatkan menjadi dua juta per bulan, kata laporan itu.
Jemaah haji luar negeri harus menyertakan sertifikat vaksinasi COVID-19 resmi bersama dengan permintaan umrah mereka, katanya.
Jemaah haji yang divaksinasi dari negara-negara di daftar larangan masuk Arab Saudi akan dikenakan karantina institusional pada saat kedatangan, tambahnya.
Umrah adalah ziarah ke dua tempat paling suci Islam di kota Mekah dan Madinah dan dapat dilakukan setiap saat sepanjang tahun. Berbeda dengan ibadah haji yang dilaksanakan sekali dalam setahun.













