“Waktu saya menerima kabar bantuan Rp. 2 Triliun Kadinkes yang menghubungi saya tidak ada Heriyanti. Sedang Kadinkes mendapatkan kabar dari prof Hardi yang bahwa ada sumbangan dari keluarga Akidi Tio sebesar Rp. 2 Triliun berbentuk cek,” Jelas Eko.
Kemudian beliau menyampaikan lanjut Eko, kalau ini kepercayaan kepada dirinya. Setelah mendapatkan kepercayaan tersebut ia langsung menyampaikan kepada masyarakat dan transportasikan pada seluruh Forkompinda penanganan Covid-19.
“Namun sampai saat ini, saya tidak sama sekali mengecek sumbangan tersebut. Hingga saat ini sumbangan tersebut belum ada sama sekali, ini adalah kesalahan individu diri sebagai manusia biasa,” tungkasnya. (Dik)
Editor : Surya S













