Ini suatu yang luar biasa. Oleh karenanya, juga saya mengapresiasi Duta Besar AS yang juga memfasilitasi,” ujarnya. Pada kesempatan itu, Dubes AS Kim Sung Yong menekankan pentingnya kerja sama global dalam upaya untuk memerangi pandemi COVID-19. “Pemerintah Amerika Serikat telah memberikan dukungan delapan juta dosis vaksin, 1.000 ventilator, dan menyediakan lebih dari 65 juta dolar Amerika Serikat untuk bantuan [penanganan] COVID-19 di Indonesia,” ujarnya. Kim menilai, bantuan yang tiba hari ini mencerminkan bahwa kemitraan AS dengan Indonesia juga didukung oleh rakyat Amerika Serikat. Bahkan, imbuhnya, tanpa keterlibatan pemerintahan pun, sektor swasta AS terus memberikan dukungan untuk penanganan pandemi di Indonesia. Ini merefleksikan persahabatan dan kemitraan yang kokoh antara Indonesia dan AS. “Saya ingin mengucapkan apresiasi kepada Menteri BUMN Erick Thohir atas inisiatif dan kepemimpinan beliau yang mewakili rakyat Indonesia.
Berkat upaya beliau, Kota New York terinspirasi untuk menyumbangkan 150 ventilator untuk membantu menyelamatkan dan memulihkan lebih banyak orang dari COVID-19,” imbuh Kim. Berdasarkan informasi dari Kementerian Luar Negeri (Kemlu), sebelumnya AS telah mengirimkan bantuan berupa obat-obatan terapeutik dan alat kesehatan senilai lebih dari 52,3 juta dolar AS atau sekitar Rp750 miliar pada Jumat (13/08/2021). Bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan pihak swasta AS terhadap penanganan pandemi COVID-19 di Indonesia. Turut hadir dalam keterangan pers ini Sekretaris Jenderal Kemlu Cecep Herawan, Wakil Menteri BUMN Pahala Mansury, Direktur Jenderal Bea Cukai Askolani, Ketua Yayasan BUMN untuk Indonesia Harjawan, Direktur Utama PT Garuda Indonesia Airlines Irfan Setiaputra, Direktur PT Angkasa Pura I Awaluddin, dan Direktur Utama Citilink Juliandra Nurtjahjo.
Editor :John.W













