Health

Benarkah ada Manfaat Makan Petai untuk Ginjal

×

Benarkah ada Manfaat Makan Petai untuk Ginjal

Share this article

KORDANEWS – Petai terkenal akan cita rasa dan aroma khas, yang sering dijadikan sebagai lalapan. Banyak kalangan percaya akan manfaat petai untuk kesehatan tubuh, termasuk untuk ginjal. Lantas, apa sajakah manfaat petai untuk ginjal?

Berbagai manfaat petai untuk kesehatan ginjal
Dilansir hellosehat.com petai atau yang memiliki nama latin Parkia speciosa merupakan tumbuh-tumbuhan dari suku polong-polongan yang banyak terdapat di Indonesia dan negara Asia Tenggara lainnya.

Memang, tidak semua orang suka mengonsumsi petai. Hal ini karena petai memiliki kandungan senyawa tertentu yang bisa menimbulkan napas dan urine berbau menyengat.

Selain santapan, banyak kalangan juga menjadikan petai sebagai obat herbal untuk gangguan tertentu, termasuk yang berkaitan dengan kesehatan ginjal.

Nah, berikut adalah beberapa manfaat makan petai untuk kesehatan ginjal berdasarkan penelitian yang penting untuk Anda ketahui.

1. Menangkal radikal bebas
Meningkatnya kadar radikal bebas dalam tubuh bisa memicu stres oksidatif. Kondisi ini bisa menimbulkan sejumlah masalah kesehatan, seperti aterosklerosis, hipertensi, dan diabetes.

Beberapa masalah kesehatan kronis tersebut pada akhirnya bisa menyebabkan penurunan fungsi ginjal, yang bahkan memicu terjadinya penyakit ginjal.

Menurut sebuah penelitian dalam International Journal of Green Pharmacy, ekstrak buah petai mengandung sejumlah senyawa antioksidan, termasuk flavonoid, alkaloid, dan fenolik.

Kandungan antioksidan ini berperan meningkatkan kekebalan dan memerangi radikal bebas. Alhasil, petai menjadi salah satu sumber antioksidan alami yang tubuh Anda butuhkan.

2. Mencegah infeksi bakteri
Kalangan masyarakat tertentu juga mempercayai efektivitas petai sebagai pengobatan alami untuk mengatasi infeksi saluran kemih dan infeksi ginjal.

Manfaat petai untuk ginjal ini berasal dari kandungan antibakteri dari ekstrak biji petai. Hasil ekstraksi ini mengandung dua senyawa polisulfida siklik, yakni hexathionine dan trithiolane.

Kedua senyawa antibakteri tersebut mampu menekan pertumbuhan bakteri jahat. Terutama, melawan golongan bakteri gram-negatif, seperti Escherichia, Salmonella, dan Helicobacter.

3. Mengendalikan kadar gula darah
Komplikasi diabetes bisa memengaruhi kesehatan ginjal, bahkan jadi penyebab gagal ginjal. Salah satu khasiat petai untuk penderita diabetes berkaitan dengan sifat hipoglikemiknya.

Sebuah studi dalam Evidence-based Complementary and Alternative Medicine menjelaskan pemberian ekstrak kloroform biji petai dapat menurunkan kadar glukosa darah secara signifikan pada objek tikus diabetes.

Kandungan dua pitosterol utama, yakni beta-sitosterol dan stigmasterol dalam biji petai mampu bekerja secara bersamaan untuk mengendalikan kadar gula darah.

4. Menjaga tekanan darah
Biji petai tinggi akan kandungan kalium untuk mencegah risiko tekanan darah tinggi (hipertensi), yang secara tidak langsung bisa memengaruhi kesehatan ginjal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *