EkonomiSumsel

Inovasi Aspal Karet Muba Topang Stabilitas Ekonomi Daerah

×

Inovasi Aspal Karet Muba Topang Stabilitas Ekonomi Daerah

Share this article

Presiden RI Joko Widodo, yang dalam arahannya meminta masyarakat tetap bersyukur meskipun masih ada berbagai tantangan yang harus dilewati. Baik dari sisi perjuangan melawan Covid-19 maupun ketidakpastian perekonomian di dalam negeri.

Ekonomi Indonesia berhasil keluar dari resesi pada kuartal II-2021 dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 7%. Akan tetapi tantangan ke depan perlu diwaspadai agar pemulihan ekonomi tetap berlanjut.

Dari sisi inflasi Presiden Joko Widodo mengungkapkan, Indonesia terbilang rendah dengan realisasi 1,5% hingga Juli. Sampai akhir tahun diperkirakan inflasi terkendali pada level di bawah 3%.

“Inflasi Indonesia memang masih rendah. Namun inflasi yang rendah itu tidak selamanya baik. Angka inflasi di bawah target 2021 yaitu 3%. Tetapi kita juga tahu bahwa inflasi yang rendah, juga bukan hal yang menggembirakan. Bisa saja ini mengindikasikan turunnya daya beli masyarakat akibat pembatasan aktivitas dan mobilitas,” ungkapnya.

Oleh karena itu, lanjut Jokowi, daya beli rakyat harus dijaga dan terus ditingkatkan. Ini dilakukan dengan mendorong pertumbuhan ekonomi, terutama di sisi permintaan.

Namun, di tengah pandemi Covid-19 yang belum selesai, ada dilema yang harus dihadapi. Ketika aktivitas dan mobilitas masyarakat akan dibuka, maka akan ada risiko terjadinya peningkatan kasus positif.

“Di kuartal ketiga 2021, kita tetap waspada. Tetap hati-hati mengatur keseimbangan antara kesehatan dan ekonomi, mengatur rem dan gas. Penyebaran Covid-19 harus bisa kita kendalikan dan masyarakat yang rentan harus kita lindungi,” tandasnya. (ts)

Editor : Surya S

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *