Sumsel

Paling Tepat Waktu Selesaikan TLHP, Mendagri Anugrahi Pemprov Sumsel   Penghargaan

×

Paling Tepat Waktu Selesaikan TLHP, Mendagri Anugrahi Pemprov Sumsel   Penghargaan

Share this article

Pertama yakni melakukan pendekatan startegi pendidikan. Yang bertujuan agar dapat mengubah sikap dan prilaku  budaya korpusi menjadi budaya anti korupsi. Kedua dengan melakukan pendekatan pencegahan melalui penelahaaan, pengkajian dan

penelitian dan rekomendasi pemerintah untuk perbaikan sistem. Ketiga melalui penindakan yang proporsional dengan menjunjung tinggi HAM.

“Hari ini kami fokus pada upaya pencegahan. Dan kami upayakan mengeliminir  terjadinya korupsi KPK  mencoba kembangkan metode pencegahan korupsi dengan perbaikan sistem. Dan ada 8 area intervensi yang dikemas dalam MCP,” jelasnya.

Delapan program  intervensi itu antara lain kata Firli adalah APIP, perizinan, pengadaan barang dan jasa, perencanaan dan penganggaran APBD,  manajemen ASN, tata kelola dana desa, optimalisasi pendapatan daerah dan manajemen aset daerah.

Di ujung sambutannya Firli juga kembali mengingatkan seluruh kepala daerah agar melakukan tiga hal penting. Yakni meminta kepala daerah untuk tetap fokus mewujudkan cita-cita bangsa serta mewujudkan tujuan negara. Kemudian dapat memastikan adanya kepastian stabilitas politik dan keamanan.

“Melakukan tanggung jawab dan terus berperan serta dalam penyelamatan jiwa masyarakat. Terutama di musim pandemi seperti sekarang,” jelasnya.

Selain launching Sinergitas Pengelolaan Bersama Monitoring Centre for Prevention (MCP), dalam kesempatan itu Kemendagri juga me-launching Aplikasi Sistem Infomasi Pengawasan Inspektorat Jenderal (SIWASIAT).

Editor : Admin.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *