“Tentu ini bisa jadi objek wisata baru di OKU Selatan. Kita juga akan mengusulkan akses jalan baru sejauh 7 KM yang menghubungkan bendungan ini ke Danau Ranau. Sehingga tempat ini nantinya bisa menjadi kawasan wisata alternatif,” bebernya.
Selain Bendungan Tiga Dihaji di OKU Selatan, saat ini lanjut Herman Deru, pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR tengah membangun infrastruktur irigasi berupa bendung dan saluran irigasi di Kota Pagar Alam.
“Yakni jaringan irigasi Lematang yang berfungsi untuk melengkapi bangunan utama Bendung Lematang yang telah selesai pada tahun 2019 lalu,” tandasnya.
Sementara itu Presiden Jokowi saat meresmikam Bendungan Way Sekampung memiliki sejumlah manfaat yang dapat digunakan oleh petani dan masyarakat sekitar. Mulai dari irigasi, penyediaan air baku 2,737 liter per detik, pembangkit listrik 5,4 megawatt, hingga pengendalian banjir.
“Mampu mengairi 55 ribu hektare daerah irigasi _existing_ dan 17.500 hektar daerah irigasi baru. Artinya ini ada ekstensifikasi,” imbuhnya.
Presiden berharap ketersediaan air di salah satu lumbung pangan nasional tersebut dapat terus terjaga, terus berproduksi, serta meningkatkan intensitas tanam para petani.
“Artinya produksi dipastikan akan meningkat dan kita harapkan kesejahteraan petani juga ikut meningkat, ini harapan kita,” ujar Presiden.
Selain itu, bendungan ini juga dinilai akan mendukung produktivitas pertanian jika disambung dengan sistem irigasi yang tertata dengan baik.
Presiden Jokowi pun meminta jajaran terkait untuk mengoptimalkan fungsi bendungan tersebut agar dapat memberikan manfaat nyata bagi petani dan masyarakat sekitar bendungan.
Editor : Admin.













