Sarapan protein takaran sedang bisa berupa telur orak-arik, panekuk gandum utuh, dan 1 cangkir susu rendah lemak yang memiliki protein sekitar 18 gr.
Saat mendekati waktu permainan, pilih bentuk protein cair untuk mengurangi waktu pencernaan, seperti smoothie buah berkarbohidrat tinggi yang disiapkan dengan susu dan yoghurt.
3. Hindari Makanan Berlemak
Hindari mentega, margarin, makanan apa pun mengandung saus, krim, dan makanan yang banyak mengandung lemak lainnya, seperti steak ayam atau kentang goreng.
Makanan sebelum pertandingan harus mengandung tidak lebih dari 5 persen lemak.
Pilih makanan yang tinggi lemak tak jenuh tunggal dan ganda, seperti kanola atau minyak zaitun, kacang-kacangan, biji-bijian, atau alpukat.
Anda bisa memasukkan setengah irisan alpukat ke dalam telur dadar atau campurkan 1 ons kacang panggang atau biji-bijian ke dalam mangkuk oatmeal.
4. Jangan Lupa Hidrasi Tubuh
Menurut dr. Arina, “Untuk menjaga cairan tubuh, biasanya disarankan untuk meminum sekitar 500 ml sekitar 2-3 jam sebelum olahraga.”
Minum susu, smoothie, minuman olahraga, dan jus buah atau sayuran sangat berkontribusi pada asupan cairan di pagi hari Anda.
Hindari minuman manis atau berkarbonasi dan produk berkafein tinggi, seperti minuman energi.
Itulah beberapa menu sarapan sehat sebelum bermain sepak bola. Pemilihan asupan pagi yang tepat bisa menjaga daya tahan, tingkat energi, dan pemulihan tubuh setelah berolahraga. Jadi, jangan lupa sarapan sehat sebelum pertandingan, ya!
Editor :John.W













