Kordanews – Pengguna kereta api ringan (LRT) Palembang masih sepi meskipun saat ini telah ada pelonggaran aktivitas masyarakat di masa pandemi. Mengatasi rendahnya okupansi pengelola LRT menyediakan ruang di stasiun bagi publik yang ingin menggunakannya.
Kepala Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumatera Selatan Amanna Gappa, menyebutk telah ada konsep untuk lakukan terobosan dan inovasi supaya masyarakat mau stasiun. Salah satunya, dengan membuka ruang publik di stasiun Ampera yang akan jadi pusat kegiatan pusat.
“Jadi, tak hanya tempat naik turun penumpang tetapi juga kebangkitan baru dengan diiisi kegiatan sosial, budaya, Perpustakaan, diskusi dan lainnya , ujarnya, Jumat (10/9/2021).
Bahkan, Gappa juga mendorong para komunitas dapat memakai ruangan di Stasiun Ampera berukuran 400 meter dengan fasilitas gedung dapat digunakan untuk membuat kegiatan.
“Komunitas seperti Kampus, Budayawan, Seniman, kami menyediakan ruangan silakan di pakai dan biayanya sewanya tidak mahal, ” jelas dia.













