Kontingen Merah Putih berhasil membukukan sembilan medali, yaitu dua emas, 3 perak, dan empat perunggu serta berada di peringkat 43. Capaian ini meningkat jauh dari pencapaian di Paralimpiade Rio de Janeiro 2016 lalu di mana Indonesia berada di peringkat 76 hasil torehan satu medali perunggu. Berikut rincian sembilan medali yang diperoleh Indonesia pada Paralimpiade Tokyo adalah sebagai berikut: 1. Leani Ratri Oktila/Khalimatus Sadiyah, ccabor para-badminton nomor ganda putri SL3-SU5 (medali emas); 2. Leani Ratri Oktila/Hary Susanto, cabor para-badminton nomor ganda campuran SL3-SU5 (medali emas); 3. Ni Nengah Widiasih, cabor powerlifting nomor 41kg putri (medali perak); 4. Dheva Anrimusthi, cabor para-badminton nomor tunggal putra SU5 (medali perak); 5. Leani Ratri Oktila, cabor para-badminton nomor tunggal putri SL4 (medali perak); 6. Saptoyogo Purnomo, cabor atletik nomor 100m – T37 putra (medali perunggu); 7. David Jacobs, cabor tenis meja tunggal putra kelas 10 (medali perunggu); 8. Suryo Nugroho, cabor para-badminton nomor tunggal putra SU5 (medali perunggu); dan 9. Fredy Setiawan, cabor para-badminton nomor tunggal putra SL4 (medali perunggu). Turut hadir dalam kegiatan ini, antara lain Menpora Zainudin Amali, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Ketua Komite Paralimpiade Indonesia (NPC) Senny Marbun, Chef de Mission Kontingen Indonesia untuk Paralimpiade Tokyo 2020 Andi Herman, serta para atlet yang berlaga di Paralimpiade Tokyo 2020.
Editor :John.W













