Lanjutnya, guru dan perangkat sekolah juga harus tetap pro aktif mengingatkan agar peserta didik memakai masker dan mencuci tangan. “Selain itu pastikan sirkulasi ruang kelas sangat bersih dan terjaga agar tidak ada yang terpapar Covid-19 di lingkungan sekolah,” tandasnya.
Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Muba Herryandi Sinulingga AP, mengatakan selama PTM yang dilaksanakan sejak akhir Agustus lalu. Kabupaten Muba zero penularan Covid-19 bagi anak-anak sekolah, dimana prokes ketat terus diingatkan kepada sekolah-sekolah yang menyelanggarakan PTM.
“Ya, untuk di Kabupaten Muba sendiri belum ditemukan konfirmasi positif Covid-19 terhadap Pelajar yang mengikuti PTM sejak akhir Agustus lalu,”kata Lingga
Diketahui, hingga 23 September 2021 ada sebanyak 2915 kasus, diantaranya 2757 kasus sembuh, 9 masih dirawat, dan 149 kasus meninggal dunia.
Kadinkominfo Muba ini juga menjelaskan, “Seminggu terakhir juga konfirmasi positif di Kabupaten Muba sudah jauh turun drastis, selain itu Muba juga saat ini sudah turun menjadi PPKM Level II, Terdapat 9 kecamatan di Muba yang masuk zona hijau, yang artinya tidak ada konfirmasi pasien Covid-19 yaitu Kecamatan Lawang Wetan, Babat Toman, Lais, Batanghari Leko, Sungai Keruh, Jirak Jaya, Sungai Lilin, Tungkal Jaya dan Lalan,”ungkapnya.
Selanjutnya “Ada 6 Kecamatan zona kuning diantaranya Kecamatan Sekayu, Sanga Desa, Babat Supat, Bayung Lencir, Keluang dan Bayung Lencir”, paparnya. (ts)













