Sumsel

Karhutla di OKI Berpotensi Sebabkan Kabut Asap Di Palembang

×

Karhutla di OKI Berpotensi Sebabkan Kabut Asap Di Palembang

Share this article

“Terlebih lagi karena kondisi gambut jadi harus dipastikan tuntas sampai benar-benar tidak ada potensi menyala lagi. Kita masih berupaya menyekat api supaya tidak meluas. Kendalanya saat ini angin kencang di lapangan,” jelas dia.

Kepala Bidang Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel, Ansori menjelaskan, kebakaran di kawasan gambut OKI sudah berlangsung selama tiga hari di kawasan Pedamaran. Operasi pemadaman darat dan udara tetap dilakukan, terkhusus tim udara yang membawa air menggunakan helikopter.

“Kesulitannya akses menuju lokasi tidak ada jalur darat, sehingga petugas harus berjibaku untuk memobilisasi personel maupun peralatan. Itu pun tidak bisa ke lokasi terdekat. Lebih ke lokalisir yang terbakar,” jelas dia.

Ansori menjelaskan, kebakaran kali ini berada pada satu hamparan wilayah yang sangat luas. Pihaknya mencatat sudah ada lima hektare (Ha) lahan yang terbakar hingga kemarin lusa.

“Untuk tahun ini terluas karhutla di Ogan Ilir mencapai 400 Ha lebih, sedangkan keseluruhan wilayah Sumsel ada 500 Ha,” beber dia.

BPBD mencatat ada enam titik hotspot (titik panas) terpantau di Sumsel kemarin. Tiga titik panas berada di OKI, dua di Musi Banyuasin (Muba), dan satu di Ogan Komering Ulu (OKU). Asap dari karhutla di OKI membumbung cukup tebal dan dikhawatirkan terbawa angin ke Palembang.

“Kondisi bisa berubah sewaktu-waktu, dari panas terik tiba-tiba hujan dengan angin kencang. Bila berdasarkan prakiraan, musim hujan akan masuk di Oktober. Namun kita tetap melakukan siaga hingga November,” tutup dia.

Editor : Admin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *