Kordanews- Wakil Gubernur Sumsel H Mawardi Yahya menyampaikan jawaban Gubernur Sumsel terkait pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD Sumsel terhadap Raperda perubahan APBD Provinsi Sumsel tahun anggaran 2021.Jawaban tersebut disampikan Mawardi dalam rapat paripurna XXXVII DPRD Sumsel di ruang rapat paripurna DPRD Sumsel, Senin (27/9).
Dimana ada sejumlah poin penting disampaikan sebagai jawaban kepada sembilan fraksi DPRD Sumsel yang sebelumnya telah menyampaikan pemandangannya atas raperda perubahan APBD Provinsi Sumsel tahun anggaran 2021.
Poin penting tersebut meliputi pembangunan infrastruktur, sektor pertanian, pengangkatan guru honorer, kebijakan angkutan batubara, pajak, pendidikan, hingga pembinaan dan pengembangan BUMD.
“Ini untuk menyelaraskan antara eksekutif dan legislatif. Kita memaparkan kebijakan yang akan dilakukan melalui raperda tersebut,” kata Mawardi.
Dia menyebut, Pemprov Sumsel tetap akan menyeimbangkan dalam pengalokasian anggaran sehingga pelaksanaan kebijakan tersebut dapat lebih efektif.
“Kita menginginkan anggaran ini bukan hanya terserap tapi juga efektif dalam membangun daerah. Sebab itulah, kita sangat berterima kasih atas saran yang telah diberikan dewan sehingga Sumsel ini sejalan dengan visi misi Maju Untuk Semua,” terangnya.
Dalam rapat paripurna sebelumnya, Sejumlah fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumsel memberikan pandangan baik terhadap Raperda Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) sumsel tahun 2021.
Seperti yang disampaikan oleh Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) melalui juru bicaranya Ahmad Toha. PKS mengapresiasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel yang memberikan anggaran kepada Pemkot berupa pembangunan infrastruktur jalan/jembatan flyover.













