3. Makanan rendah serat
Daging dan produk olahannya, seperti bakso dan sosis, juga berpotensi menjadi makanan penyebab usus buntu. Hal ini karena rendahnya kandungan serat dalam makanan tersebut yang bisa menyebabkan sembelit, bahkan memicu radang usus buntu.
Untuk meminimalkan risiko radang usus buntu, Anda sebaiknya membatasi konsumsi makanan tersebut atau mengimbanginya dengan konsumsi sayuran.
4. Makanan cepat saji
Sama halnya dengan daging dan produk olahannya, makanan cepat saji biasanya mengandung sedikit atau bahkan tanpa serat. Oleh karena itu, terlalu sering mengonsumsi makanan cepat saji juga dapat memicu sembelit yang merupakan salah satu faktor risko terjadinya radang usus buntu.
Itulah beberapa makanan penyebab usus buntu yang perlu Anda waspadai. Namun, Anda tidak perlu khawatir. Selama tidak dikonsumsi secara berlebihan, berbagai jenis makanan di atas tidak akan membuat Anda langsung menderita penyakit usus buntu.
Untuk mencegah usus buntu pun tidak semata-mata dapat dilakukan hanya dengan membatasi konsumsi makanan penyebab usus buntu. Anda tetap perlu menerapkan pola hidup sehat dengan mencukupi kebutuhan air putih, mengonsumsi sayuran dan buah-buahan, serta rutin berolahraga.
Jika Anda mengalami gejala usus buntu, seperti sakit perut bagian kanan bawah, nafsu makan berkurang, demam, mual, muntah, dan kembung, segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Dokter juga dapat memberi tahu Anda lebih jauh mengenai jenis makanan penyebab usus buntu.(alodokter.com)
Editor :John.W













