Dia juga mengingatkan para calon usahawan untuk terus meng-update ilmunya sesuai dengan kondisi pasar, dimana saat ini yang transaksi tidak saja dilakukan secara konvensional namun sudah bergesar menggunakan transaksi secara elektronik. “ Jangan alergi dengan teknologi. Lakukan pemasaran melalui internet sebab pemasaran melalui internet jauh lebih efektif dan jangkauannya tidak terbatas. Ini akan menjadikan usaha akan lebih cepat berkembang,” tandasnya.
Sementara itu Kepala Disnakertrans Prov. Sumsel, Drs. H. Koimudin dalam laporannya menyebut pelatihan kali ini diperuntukan bagi para karyawan/karyawati yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) pada tahun 2020 lalu. “Pelatihan yang kita gelar ini tertuju untuk bagi mereka yang terkena PHK karena dampak pandemi 2020 yang lalu,” tuturnya
Dalam kesempatan tersebut Drs. H. Koimudin mengungkapkan rasa terimakasihnya pada Gubernur Sumsel yang telah berkenan hadir menutup pelatihan kewirausahaan serta berbagi kiat sukses menjadi pengusaha ditujukan pada para peserta pelatihan. “Dalam hal ini juga saya sangat berterima kasih kepada Bapak Gubernur yang telah menyempatkan hadir langsung diacara penutupan kali ini dan berbagi langsung ilmu kepada para peserta pelatihan. Bantuan dan motivasi yang diberikan bisa benar-benar membantu untuk wirausaha yang ingin baru memulai usahanya,” tegas Koimudin.
Editor : Admin.













