Sumsel

Gubernur Sumsel Percepat Pelaksanaan Vaksinasi di 17 Kabupaten dan Kota

×

Gubernur Sumsel Percepat Pelaksanaan Vaksinasi di 17 Kabupaten dan Kota

Share this article

KORDANEWS — Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) bersama dengan unsur TNI dan Polri mempercepat proses vaksinasi dosis pertama dan kedua di 17 kabupaten dan kota di Sumsel. Sedikitnya ada 100 ribu vaksin yang direncanakan akan menjangkau masyarakat Sumsel.

Gubernur Sumsel, Herman Deru, mengatakan upaya ini untuk mengejar kekebalan kelompok atau herd immunity melalui program vaksinasi COVID-19. “Harapannya dapat menjangkau 70 persen dari target, yang saat ini masih 33 persen,” katanya, Selasa (19/10).
Gubernur bilang, untuk mempercepat vaksinasi Pemprov Sumsel menyerahkan 100 ribu vaksin kepada seluruh bupati dan wali kota di Sumsel. Daerah yang yang sudah diterima untuk segera digunakan pada seluruh layanan dan sentra vaksinasi.
Gubernur menyebut percepatan vaksinasi melalui kegiatan ini merupakan kesepakatan bersama antara Gubernur, Forkopimda serta para bupati dan wali kota di Sumsel. “Semoga bisa cepat mencapai herd immunity secara merata,” katanya.
Pihaknya berharap ada kerja sama dan keterlibatan aktif dari seluruh pihak sehingga vaksin yang belum terpakai dapat segera dimanfaatkan dengan pertimbangan untuk menetapkan wilayah prioritas untuk percepatan vaksinasi.
Kepala daerah diminta untuk terus mengawasi dan mengupayakan percepatan vaksinasi COVID-19 dengan melibatkan seluruh stakeholders di daerah, terutama untuk menggerakkan masyarakat dan membuka sentra-sentra layanan vaksinasi di daerah.
“Kami berharap agar kepala daerah memantau langsung capaian harian vaksinasi serta menyusun strategi dengan target harian vaksinasi yang terukur, sehingga percepatan vaksinasi bisa terwujud dan vaksin yang sudah diterima segera digunakan,” katanya.
Bupati OKI, Iskandar, mengatakan proses vaksinasi COVID-19 dapat berjalan dengan baik dan lancar sehingga dapat mencapai target yang telah ditetapkan.
“Harapan kami di akhir tahun 2021 sudah mencapai pada sekitar 50 hingga 70 persen,” katanya.
Pihaknya meminta petugas di lapangan jangan pasif namun harus inisiatif mendatangi mengajak warga untuk datang ke puskesmas yang ada di desa-desa.
Editor : Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *