Sumsel

Tingkat Kesadaran Menggunakan Masker di Sumsel Capai 80 Persen

×

Tingkat Kesadaran Menggunakan Masker di Sumsel Capai 80 Persen

Share this article
Gubernur Sumsel Herman Deru (Dok Humas Pemprov Sumsel)

KORDANEWS — Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menilai saat ini masyarakat di Sumsel sudah mulai tertib menjalankan protokol kesehatan, terbukti dengan menurunnya tingkat penyebaran COVID-19. Hal ini tidak terlepas dari upaya sosialisasi maupun edukasi pemerintah dan pihak terkait lainnya, termasuk kesadaran masyarakat itu sendiri.

Gubernur Sumsel, Herman Deru, mengatakan kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan saat ini telah meningkat signifikan seperti menggunakan masker. “Masyarakat yang menggunakan masker saat ini sudah seperti menggunakan helm saat berkendara, kami meyakini tingkat kesadaran masyarakat menggunakan masker sudah mencapai 80 persen,” kata Deru, Minggu (21/10).
Gubernur bilang, demikian juga kesadaran masyarakat untuk ikut vaksinasi juga terus terjadi peningkatan, meski baru mencapai 30 persen. Namun secara umum masyarakat sudah mengetahui begitu pentingnya vaksinasi.
“Menjaga protokol kesehatan termasuk upaya vaksinasi itu dapat meminimalisir dampak terpapar, sehingga kami bersyukur masyarakat Sumsel sudah menyadari hal itu,” kata Deru.
Deru menyebut, tenaga vaksinator di Sumsel sudah cukup banyak, namun memang kebutuhan vaksin itu sendiri yang harus terus ditambah. Pemerintah maupun TNI Polri relawan dan pihak terkait lainnya sudah sangat gencar menggalakkan vaksinasi ini.
Herman Deru mengingatkan agar para relawan untuk tetap ikhlas dalam melaksanakan tugas kemanusiaan utamanya dalam melawan penyebaran COVID-19. Relawan harus tegas namun tetap mengedepankan sikap yang humanis.
“Menjaga protokol kesehatan bukan saja menjaga untuk menyelematkan jiwa orang lain, tetapi menyelamatkan diri sendiri maupun keluarga,” katanya.
Herman Deru juga mengingatkan agar para relawan Covid-19 dapat melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar memiliki kesadaran akan pentingnya vaksinasi serta mentaati protokol kesehatan.
Kepala Sub Bidang Pelatihan BKR BNPB l, Prasetyo Nurhadjanto mengatakan, ada 1.000 relawan yang ikut pelatihan peningkatan kapasitas yang dilaksanakan pada 13-19 Oktober 2021.
“Target membentuk 1.000 relawan, mereka akan mengikuti pelatihan. Sejumlah relawan ini berasal dari Kota Palembang, Banyuasin, Ogan Ilir, Para Organisas perencanaan BPBD dan organisasi mitra lainnya.
Menurutnya, para relawan COVID-19 akan diberi materi yang berorientasi pada penanganan COVID-19. “Kendati Covid-19 sudah mulai melandai, namun relawan juga bisa dibekali dengan pengetahuan untuk penanganan bencana lain,” terangnya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *