Health

Waspadai Risikonya,Berbagi Alat Makan dengan Orang Lain?

×

Waspadai Risikonya,Berbagi Alat Makan dengan Orang Lain?

Share this article

KORDANEWS – Pernahkah Anda langsung menyesap minuman dari gelas teman atau mencicipi makanan dengan sendok yang sudah digunakan saudara Anda? Berbagi alat makan dengan orang terdekat memang terkesan lumrah, padahal kebiasaan ini cukup berisiko bagi kesehatan Anda.

Kenapa berbagi alat makan cukup berisiko?
Saling pinjam peralatan makan ternyata berisiko menularkan penyakit.

Masalahnya, banyak orang yang mengidap penyakit menular belum menyadari bahwa dirinya terinfeksi karena tidak bergejala.

Berbagai jenis virus dan bakteri penyebab penyakit menular hidup dalam saliva atau ludah.

Artinya, kuman penyebab penyakit bisa berpindah dari mulut ke alat-alat makan, seperti sendok, garpu, sumpit, piring melamin, dan bibir botol.

Beberapa kuman yang menempel pada alat makan bisa bertahan hidup selama berjam-jam.

Bakteri bahkan bisa tetap hidup setelah terkontaminasi udara dan berada di permukaan wadah plastik atau peralatan makan lainnya.

Oleh karena itu, menggunakan alat makan secara bergantian dengan orang lain meningkatkan risiko untuk terjangkit berbagai penyakit infeksi.

Penyakit yang bisa ditularkan lewat alat makan
penyebab herpes kulit

Memang tak semua penyakit menular lewat alat makan. Namun, Anda harus mewaspadai beberapa penyakit yang bisa berpindah lewat alat makan berikut ini.

1. Penyakit strep throat
Penyakit strep throat adalah kondisi radang yang disebabkan oleh infeksi bakteri Streptococcus grup A yang terjadi di tenggorokan .

Umumnya anak-anak berusia 5–15 tahun lebih rentan terhadap kondisi ini, tetapi tidak menutup kemungkinan orang dalam rentang usia berapa pun terjangkit strep throat.

Penyakit ini ditandai dengan sakit tenggorokan, demam, sakit perut, dan nyeri pada sendi serta otot.

2. Penyakit gondongan
Saat virus yang terdapat dalam air liur menular lewat berbagi alat makan, hal ini bisa menyebabkan gondongan atau mumps akibat kelenjar penghasil saliva membengkak.

Umumnya gejala gondongan baru muncul 16–18 hari sejak infeksi terjadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *