Meski begitu, Lesty meminta masyarakat jangan terlalu euforia dan lalai menerapkan prokes ketat dengan keadaan kasus COVID-19 di Bumi Sriwijaya yang telah melandai. “Tolong prokes tetap diterapkan, karena ini masih Pandemi Covid-19,” terangnya.
Sementara itu, Epidemiologi Universitas Sriwijaya (Unsri), Iche Andriyani Liberty menambahkan, untuk di Provinsi Sumsel saat ini terjadi penurunan penambahan kasus konfirmasi secara signifikan. Hal tersebut dapat dilihatdari data sebaran zona di seluruh wilayah Sumsel.
Bahkan, sejak awal September 2021 lalu hingga saat ini 17 kabupaten/kota di Sumsel masuk dalam kategori zona kuning atau resiko rendah Covid-19.”Sejak awal September semua wilayah Sumsel itu sudah zona kuning. Bukan tidak mungkin bakal ada daerah lain yang menyusul zona hijau seperti Muba, jika prokes kita terus terjaga,” harapnya.
Editor : Admin.













